Hina aku terus, sampai mulut mu jadi basi ! - Semua orang di dunia ini pasti tidak mau dihina oleh seseorang, dan kalaupun di hina pasti ingin membalasnya, iya kan ? Pasti iya donk, tapi jangan membalas hinaan itu dengan hinaan.Kita cukup diam saja (diam bukan berarti takut kan ? *padahal takut beneran owkowkow) dan terima segala hinaan yang keluar dari mulutnya itu.
Pasti lama kelamaan nantinya dia akan lelah, dan mulutnya itu akan menjadi basi atau diam.Ingat ! Sewaktu kita di hina, memang kita sering down ketika mendengarkan kata-kata hinaan yang keluar dari mulutnya.Tidak usah takut, tetapi kuatkanlah diri kamu itu.Percayalah orang yang hina itu adalah orang-orang yang lebih lemah dari kamu, yang kerjaan mereka hanya menghina, menghina, dan menghina >_<
Menghina sesama kita, itu berarti menghina karya Tuhan
Kita saja kalau ada orang lain yang menghina karya kita pasti akan marah, dan bahkan jengkel dengan orang yang menghina karya kita itu.Kita saja yang hanya manusia biasa kalau marah bisa bahaya kan, apalagi kalau Tuhan yang maha esa ? Bisa saja dia mencabut nyawa mu dengan cara yang tiba-tiba atau bahkan dia membuat musibah yang tidak di duga oleh kamu (para penghina).Jadi, untuk kita yang sering di hina oleh orang lain, teman, atau orang yang ada di sekitar kita, jangan minder atau down saat di landa hinaan, percayalah bahwa kamu itu ciptaan Tuhan yang sangat istimewa.
Sekarang saya mau kasih pertanyaan.Kenapa Tuhan menciptakan manusia itu ada yang jelek, ganteng, pendek, kurus, gendut, tinggi, dan sebagainya ? Karena Tuhan ingin karyanya itu kreatif, siapa sih yang tidak mau karyanya itu di bilang kreatif ? Pasti mau donk.Maka dari itulah, mulai sekarang coblah untuk tidak menghina terhadap orang lain.Dan untuk kamu yang sering dihina, yakinlah bahwa kamu itu adalah orang yang kuat dan tidak lemah di banding mereka.
Hey, kamu para penghina apakah tidak lelah menghina orang lain ?
Apa tidak lelah menghina orang lain ? Apa untungnya menghina orang lain ? Tidak sama sekali, yang hanya kita (penghina) dapatkan hanyalah sebuah bentuk kebencian oleh seseorang yang sering kamu hina itu.Atau bisa jadi, karena kebiasaan menghina orang lain, maka ketika kamu sudah nikah, terus istri kamu lagi melahirkan, dan sewaktu kamu dapat anak, anak kamu malah menjadi cacad dan menjadi tukang hina seperti kamu juga.Orang tua mana yang mau mendapatkan anak seperti itu ? Pasti tidak lah.Maka dari itu cobalah untuk tidak menghina seseorang.
Kami tahu kamu itu ganteng / cantik, tapi kamu tidak pernah mendengarkan kata-kata ini "Tidak ada manusia yang sempurna, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri" ?
Pernah dengar kata-kata itu tidak ? Jika kamu sering menghina seseorang mulai dari perkataan kamu, maka sekarang bertobatlah sebelum terlambat.Ingat ! Menghina itu merupakan salah satu dosa.Mau berbuat dosa ? Tentu tidak mau donk, kan kamu pengen masuk surga *ciee.Kalau mau menghina seseorang itu, lihatlah diri kamu terlebih dahulu, apakah kamu itu sudah sempurna atau tidak ? Kalau sempurna baru deh hina orang sesuka hati kamu, tapi manusia mana sih yang sempurna (di mata Tuhan semua manusia itu sama).
Untuk kita yang sering di hina, kita juga harus paham kalau itu hanya sebagai bercanda doank.Tapi kalau kamu yang sering menghina janganlah setiap saat.
Kita yang sering dihina juga harus paham kalau itu hanyalah sebuah candaan teman kita.Misalkan, teman kita bilang kepada kita seperti ini "ihh, awas ada tuyul nih, soalnya kepalanya yang mirip tuyul tuh hahaha", nah kalimat ini harus kita paham terlebih dahulu sob, jangan dulu marah.Memang kata-kata itu menyinggung, tapi kita juga harus kuat dan paham kalau itu hanya bercanda hehehe.Pahamkan maksud saya ini ?Ayo, berhenti untuk tidak menghina orang lain.

EmoticonEmoticon